Headlines News :
Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label syi'ah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label syi'ah. Tampilkan semua postingan

Sepucuk Surat Untuk Syi'ah



sspucuk Surat Untuk Syi'ah رسالة إلى الشيعة )   

Diantara kerusakan  aqidah Syi'ah ( semoga Allah memberi hidayah kepada mereka )

Aqidah syi'ah penuh dengan kerancuan dan kerusakan , disebabkan karena orang-orang awam syi'ah mempasrahkan akal mereka kepada ulamaknya (imam)  yang  mendidik mereka bahwa bertanya adalah perbuatan tercela dan bentuk keraguan , mereka diminta menerima kerusakan dan kerancuan ini dengan tanpa bertanya .

Diantara kerusakan aqidah syi'ah :
Tuduhan mereka : Bahwa Umar (semoga Allah meridhainya ) memukul Fathimah ketika Ali (semoga Allah meridhainya )sedang ada , padahal  mereka meyakini bahwa Ali adalah seorang pemberani.
Dakwaan mereka : Bahwa tidak boleh ada orang yang  memutuskan hukum selain orang yang ma'shum , ini adalah khusus pemberian dari Allah dan bersamaan dengan ini mereka meyakini bahwa yang ma'shum ini (orang yang dikhususkan dari Allah) bersembunyi meninggalkan ummat .
Maka sama saja mereka menuduhnya sebagai penakut sebagaimana mereka menuduh Ali penakut seperti yang telah kita sebutkan.

Sebagian mereka berpendapat : dia bersembunyi sebagai hukuman bagi ummat , lalu manakah yang dinamakan dia pemberian Allah ?! bagaimanakah orang yang tidak ma'shum memberikan ketetapan hukum dalam waktu yang sangat lama , lalu bagaimana mereka bertanya tentang agama kepada orang yang tidak ma'shum , kemanakah hidayah ALMAHDI ALHADI selama lebih dari seribu tahun telah berlalu , apa yang telah dipersembahkan buat ummat yang  dikatakan dia adalah seorang LUTHF khusus dan pemberi hidayah , bagaimanakah caranya seorang yang tidak ma'shum mengambil perkataan orang yang ma'shum dan itu harus diterima padahal ia bersembunyi meninggalkan ummat?!

 Kalau demikian maka hendaklah kita kembali kepada penghulunya orang yang ma'shum yaitu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang jelas tentu lebih utama!!

Bahkan orang yang mereka anggap ma'shum dan semua orang yang mereka anggap ma'shum dengan keutamaannya kenapa tidak didapatkan disebutkan secara jelas dalam alqur'an untuk diimani oleh ummat agar menjadi hujjah sebagaimana Allah telah menyebutkan dengan jelas untuk Rasul-NYA Muhammad shallallahu alaihi wasallam ?
Surat ini tentu panjang , akan tetapi aku nasihatkan hendaklah engkau berdo'a dengan do'a ini

اللهم اهدني لما اختلف فيه من الحق بإذنك إنك تهدي من تشاء إلى صراط مستقيم
Ya Allah berikanlah aku hidayah dengan izin-MU kepada kebenaran dari apa yang di perselisihkan , sesungguhnya Engkaulah yang memberikan hidayah kepada siapa saja yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus.

Bersungguhlah untuk mencari kebenaran , sesungguhnya Allah ta'ala berfirman :
والذين جاهدوا فينا لنهدينهم سبلنا
Artinya : dan orang-orang yang bersungguh-sungguh (mencari keridhaan kami ) kami akan tunjukkan kepada mereka jalan kami (QS.Al-ankabut : 69)

Aku memohon kepada Allah agar membukakan hatimu kepada kebenaran .

Ditulis oleh : Dr Ahmad Alghamidi Dosen di Universitas Ummul Quro Makkah Almukarramah

Ditulis oleh :  Dr . Ahmad Al Ghamidi  dosen di Universitas Ummul Quro Makkah Almukarramah
Alih bahasa : Abu Nawwaf
0 التعليقات

Penghina Abu Bakar dan Umar Berubah Menjadi Seekor Babi


Dr . Mazin Bin Muhammad menyebutkan dalam kitabnya "al Ishobah Fidzzabbi 'an as hsahabah" :
Imam Allaalikaai dengan sanadnya beliau menyebutkan dalam kitabnya : Seorang laki-laki ia gemar menghina Abu Bakar dan Umar , dulu ia bersama kami dalam safar dan kami melarangnya (menghina Abu Bakar dan Umar) tapi ia tidak mau berhenti , lalu kami katakan kepadanya : menjauhlah dari kami , iapun menjauh , tapi ketika kami akan pulang kami saling menyalahkan : kalau saja ia tetap bersama kami sampai kembali , lalu kami menjumpai anak kecilnya dan kami sampaikan padanya : katakan kepada tuanmu agar ia kembali bersama kami , ternyata laki-laki itu mengatakan : ada suatu perkara yang aneh menimpaku , lalu ia mengeluarkan kedua lengannya ternyata dua lengannya seperti dua lengan babi , dan ia bersama kami , sampai ketika kami melewati suatu kampung dikampung itu banyak babinya , ketika ia melihat babi-babi itu tiba-tiba ia sorak seperti babi lalu meloncat dari tunggangannya , ternyata ia (telah berubah menjadi) seekor babi , kemudian ia masuk bercampur dengan babi-babi itu , dan kamipun tidak mengenalinya lagi , lalu kami membawa anak dan barang-barangnya pulang ke kufah.
(Syarh Usul I'tiqad Ahlis sunnah Allaa likaai , 7/1331)

0 التعليقات

Dongeng Konyol Dan Dusta Syi'ah Atas Nama Ahlul Bait (Bag. 2)



*Menganggap Bahwa Para Imam Adalah Pokok Tujuan Allah Azza Wajalla Menciptakan Mahluq*



  •       Mereka menisbatkan riwayat kepada Ja'par Bin Muhammad ia mengatakan : Nabi shallallahu alaihi wasallam mengatakan kepada Ali Radhiyallahu 'anhu : Sesungguhnya Allah Tabaraka wata'ala telah mengutamakan Nabi dan rasul-NYA atas para malaikat , dan aku diutamakan atas semua para nabi dan rasul , DAN KEUTAMAAN SETELAHKU ADALAH UNTUKMU WAHAI ALI DAN UNTUK PARA IMAM SETELAHMU , sesungguhnya para malaikat adalah pembantu kami dan pembantu orang-orang yang mencintai kami …wahai Ali , KALAU BUKAN KARENA KAMI , MAKA ALLAH TIDAK AKAN MENCIPTAKAN ADAM , TIDAK PULA HAWA , SURGA ,NERAKA , TIDAK PULA MENCIPTAKAN LANGIT DAN BUMI .

(lihat kitab : 'ilal As Syarai' 1/5 , 'uyun Akhbar Ar Ridha 2/237 , alfusul almuhimmah 1/409 , Hilyatul Abrar 1/10 , Albihar 18/345 , Mustadrak safinatul Bihar :215 , Ghayatul Maram 1/259.)

  •      Ibnu Babawaih mengatakan : " wajib meyakini , bahwasanya kalau bukan karena mereka (para imam), maka tidaklah Allah menciptakan langit dan bumi , surga dan neraka , Adam dan Hawwa , Malaikat , tidak pula Allah ciptakan sesuatu apapun".

(lihat : Ali'tiqodaat :98 , Alhidayah :25 , Biharul anwar 16/373 dan 26/297 ).





Kritikan terhadap anggapan syi'ah bahwa para imam adalah tujuan pokok Allah Ta'ala menciptakan mahluq.

Riwayat-riwayat ini sangat mengherankan!!

Alam ini semuanya , langit dan bumi , udara dan air , jin dan manusia , batu dan pepohonan diciptakan hanya demi 12 laki-laki (para imam) yang hidup dalam waktu terbatas yang selanjutnya mereka berlalu hilang !!!

Mereka lahir seperti manusia lainnya , meninggal seperti manusia lainnya , mereka makan minum , kencing , sehat , sakit , mengalami seperti apa yang dialami manusia , kemudian semua alam ini , manusia dan jin semuanya diciptakan hanya demi mereka!!
Sungguh ini telah menghilangkan hikmah penciptaan.

Allah Azza Wajalla menciptakan dengan penuh hikmah , Allah tegaskan hikmah  penciptaan tersebut dalam firman-NYA :
وما خلقت الجن والإنس إلا ليعبدون (الذاريات :56)
"Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia , kecuali agar mereka menyembahKU" .(Qs.Adzzariat :56)

Allah Azza Wajalla telah menetapkan tujuan penciptaan mahluq dengan satu tujuan yaitu "menyembah kepada-NYA" dan Allah janjikan kepada manusia agar sempurnanya hikmah ini dengan mengutus para rasul , sebagaimana firman-NYA :


"Sungguh kami telah mengutus para rasul pada tiap-tiap ummat (Untuk menyerukan) sembahlah Allah saja dan jauhilah thagut , maka diantara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah ,dan ada pula diantaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya , maka berjalanlah kamu dimuka bumi ini  , dan perhatikanlah kesudahan orang-orang yang mendustakan (para rasul) (Qs.An-Nahl : 36).

Perkara ini sebenarnya sudah sangat jelas dihadapan kaum muslimin , dan tidak perlu di perjelas kembali kalau bukan karena riwayat-riwayat dan perkataan-perkataan yang terdapat dalam pustaka dan dongeng-dongeng konyol orang syi'ah yang sangat bertentangan dengan Alqur'an.

Mari kita sedikit menengok riwayat mereka :


  •        Pada riwayat pertama disitu terdapat :Wahai Ali kalau bukan karena kami…

Allah Jalla Jalaaluh Rabb semesta alam ini telah menetapkan bahwa tujuan penciptaan mahluq adalah untuk menyembah kepada-NYA , sedangkan riwayat ini mengatakan : Kalau bukan karena kami , yakni Nabi ,Ali dan Ahlul bait – tidaklah Allah menciptakan mahluq , dan ini tentu bertentangan dengan Firman Allah Azza Wajalla , tidak ada disebutkan dalam Alqur'an Allah mengutus para rasul untuk mengajak manusia kepada Nabi Shallallahu alaihi wasallam dan Ali Radhiyallahu 'anhu , akan tetapi Allah mengutus para nabi dan rasul , untuk mengajak manusia menyembah hanya kepada Allah Azza Wajalla.

Lalu apa maksud riwayat yang mengatakan : Kalau bukan karena kami..
apakah maksudnya kalau bukan pertolongan dari mereka niscaya Allah tidak mampu menciptakan?!...saya kira mungkin bukan ini maksudnya.
Ataukah maksunya , kalau bukan dengan keberadaan mereka maka Allah tidak menciptakan yang lainnya?!
Sedang mereka belum ada , kecuali ribuan tahun , setelah adanya Nabi Adam Alaihissalam .

Pada hakekatnya perkataan ini tidak ada maknanya kecuali sebagai perusak dan tipuan yang termasuk diantara segudang contoh dari dongeng-dongeng dusta atas nama Ahlul Bait.
Atau misalkan kita katakan ada maknanya , yaitu Allah menciptakan ciptaan-NYA karena para Imam  , maka kita tanyakan : kenapa Allah menciptakan demi para Imam ?! apa alas

an yang bisa dilihat?! .

Allah Azza Wajalla tidak ada hubungan nasab dengan DIA seorangpun , sesungguhnya manusia tinggi disisi-NYA dengan amal shalih yang dikerjakan .
Kalau kita tanyakan , apa amalan yang telah dilakukan oleh para imam sampai mereka berhak dijadikan oleh Allah tujuan pokok dari penciptaan ?!

Maka orang syi'ah mengatakan : para imam adalah orang-orang yang ditugaskan oleh Allah untuk menyampaikan ,menegakkan dan menjaga agama ini!!
Pernahkan para imam syi'ah setelah Husen radhiyallahu 'anhu , melakukan salah satu dari itu , menjaga agama ini dan menahan setiap ujian dan cobaan didalamnya ?!
Sejarah telah membuktikan bahwa mereka tidak pernah sedikitpun melakukannya.

Bahkan orang selain dari merekalah yang tangguh berjihad dan menahan ujian dalam membela agama ini , contohnya Imam Ahmad Bin Hanbal Imam Ahlus Sunnah dizamannya , dipaksa oleh khalifah Alma'mun untuk mengucapkan satu kalimat yang menurut imam Ahmad itu adalah kalimat kufur , beliau tidak mau mengucapkannya , lalu beliau di ditahan dipukul , dicambuk bahkan diancam dibunuh , tapi beliau tetap tidak mau mengucapkannya , adakah dari para imam syi'ah setelah Husen radhiyallahu anhu dihadapkan dalam permasalahan seperti ini lalu mengorbankan dirinya demi agamanya?!

  •       Riwayat yang kedua kita dapatkan : …Kalau bukan karena para Imam…

Kenapa kalau bukan karena para imam tidak diciptakan surga dan neraka?!
Apa hubungannya para imam dengan surga dan neraka?!

Allah menciptakan surga untuk orang-orang yang ta'at kepada-NYA dan menciptakan neraka untuk orang yang bermaksiat kepada-NYA , dan orang-orang yang diperintahkan untuk ta'at sudah ada sebelum dan sesudah adanya para imam?!
Sedang para imam datang pada masa yang terbatas lalu meninggal seperti yang lainnya , kalau sekiranya para imam mereka diciptakan diawal sejarah (penciptaan) dan mereka menjadi pembawa risalah untuk manusia dari Nabi Adam Alahissalam sampai hari kiamat , barulah mungkin perkataan ini memiliki nilai.

Adapun para imam yang mereka sebut , datang pada waktu terbatas yang kemudian mereka berlalu , bagaimana bisa dikatakan : Kalau bukan karena para imam maka tidak diciptakan surga dan neraka!!

Bukanlah suatu kesulitan adanya riwayat-riwayat dusta yang sudah jelas kebatilannya ini yang sungguh banyak sekali tidak terhitung jumlahnya , tapi yang sungguh aneh dan sulit dipercaya , kenapa para ulama' mereka bisa membenarkan dan mempercayainya.
Sungguh merupakan kekonyolan , kebodohan dan kedunguan yang tiada tandingannya.

Bersambung….
 

  •       Tulisan ini diringkas dengan sedikit penyesuaian dari kitab

  "براءة آل البيت من روايات قطع الصلة بعبادة الله عزوجل ومقدساته"
 Karya Prof . DR . Ahmad Bin Sa'd Hamdan Alghamidi , Dosen pasca sarjana Universitas Ummul Quro Makkah almukarramah.


Abu Nawwaf Akhyar Rasyidi
Thaif 1 shafar 1435 H




0 التعليقات

DONGENG KONYOL DAN DUSTA SYI'AH ATAS NAMA AHLUL BAIT (1)



*Menganggap Bahwa Para Imam  Adalah Rukun Islam*

- Sebuah riwayat mereka nisbatkan kepada Dawud Bin Katsir ia berkata : Aku bertanya kepada Abu Abdillah Alaihissalam : Kalian adalah shalat dalam kitab Allah kalian adalah zakat dan haji dalam kitab Allah?lalu Abu Abdillah Alaihissalam berkata : Wahai Dawud , kami (Para Imam)adalah shalat dalam kitab Allah Azza Wajalla , kami adalah zakat , kami adalah puasa , kami adalah Haji , kami adalah bulan-bulan haram , kami adalah Qiblatullah dan kami adalah Wajah Allah , sebagaimana firman Allah :

فأينما تولوا فثم وجه الله : البقرة : 115
"Kemanapun kamu menghadap disitulah wajah Allah "

(lihat kitab mereka : Biharul anwar 24/303 , tafsir kanzud daqoiq 1/22,612 , Tahdzibul maqol : 160 )

- Ja'far At-Tusturi yang dijuluki Al 'Allaamah oleh kelompok mereka , mengatakan tentang Alhusaen dengan memberi judul " Allah menghususkannya dengan kehususan ka'bah "
(Ke sembilan : thawaf dikuburan husen adalah rukun islam , Allah Berfirman :
ولله على الناس حج البيت
"Allah mewajibkan kepada manusia untuk berhaji ke ka'bah "

Jadi siapa yang tidak mendatanginya maka telah kurang rukun dari rukun islamnya , karena Husen Alaihissalam telah menjadikan ziarah kepadanya adalah salah satu dari rukun islam dan Iman , dan terdapat dalam hadits " bahwasanya meninggalkan ziarah kepadanya , mengurangi keimanan dan dia telah membuang kehormatan Rasulullah , dia telah durhaka kepada Rasulullah , dalam riwayat : dia bukanlah Syi'ah , dalam riwayat : dia telah meniggalkan haq diantara haq-haq Allah walaupun dia berhaji 1000 kali......)

(lihat kitab mereka: Alkhosois Alhusaeniyah :293)


  • Bantahan kepada mereka yang menganggap bahwa imam-imam adalah rukun islam :


Allah telah mensyari'atkan ibadah-ibadah dalam agama ini , dan Allah telah mewasiatkan hambanya untuk beribadah dengan ibadah tersebut , dan Allah telah menjanjikan ganjaran dan siksaan , surga dan neraka , diantara ibadah yang paling besar adalah rukun islam yang lima , Tauhid , shalat , zakat , puasa dan haji , dengan ibadah inilah ruh agama ini tegak , dan beribadah dengan rukun islam yang lima ini telah ditegakkan  oleh kaum muslimin sejak awal diwajibkannya sampai hari ini , karena ini adalah pondasi agama .
Akan tetapi riwayat-riwayat orang syi'ah bila anda  lihat , mereka telah meluluh lantahkan rukun-rukun islam ini , mereka menganggap rukun islam itu bukan dalam bentuk amalan yang dilakukan , tapi (rukun islam ) adalah orang-orang yang mereka panggil mereka seru yaitu para Imam .

Bencana ini adalah sebab dari riwayat-riwayat dusta yang telah merusak maksud dari lafadz-lafadz yang sesungguhnya , bagaimana kita jadikan manusia itu adalah shalat , zakat , puasa….!!

Seperti inilah bentuk istihza' berolok-olok dengan agama Allah Azza Wajalla , mereka buang semua pondasi-pondasinya , agar hati-hati manusia berpaling kepada selain Allah Azza Wajalla.
Allah Azza wajallah membuat ibadah yang dengan ibadah ini seorang hamba mengagungkan Rabbnya .

Tapi mereka telah merubah ibadah ibadah ini menjadi manusia (para imam)…..bahkan mereka mengatakan para imam adalah As sahrul haram wal Baladul Haram , padahal Syahrul haram adalah sebagian dari waktu dan Albalad alharam adalah sebagaian dari bumi , lalu bagaimana waktu itu menjadi manusia dan bumi ini menjadi manusia ?!!

Sampai juga mereka meriwayatkan sesuatu yang tidak mungkin dikatakan oleh manusia yang punya akal , mereka mengatakan : para Imam adalah KA'BATULLAH …dalam riwayat mereka juga mengatakan " kami adalah qiblatullah.." apakah maksud mereka bahwasanya Allah akan menghadap kemereka karena mereka adalah qiblatullah ?!...
Ini tidak mengherankan apa yang mereka dongengkan , karena diantara dongeng dusta mereka juga , mereka mengatakan  Allah datang ziarah kekuburan Husen setiap pekan.
Sungguh kedunguan yang tiada tandingannya.

Bersambung….


  •      Tulisan ini disadur dengan sedikit penyesuaian dari kitab

  "براءة آل البيت من روايات قطع الصلة بعبادة الله عزوجل ومقدساته"
 Karya :  Prof . DR . Ahmad Bin Sa'd Hamdan Alghamidi , Dosen Pasca Sarjana Universitas Ummul Quro Makkah Almukarramah.


0 التعليقات
 
Copyright © 2011. Abu Nawwaf Rosyidi - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger